amalan agar dilapangkan rezeki

Salah Satu Amalan Agar Dilapangkan Rezeki

Semua perjalanan rezeki, sebelum sampai di tangan seorang hamba, selalu ada sebab kedatangannya.

Dan di antara banyak pintu rezeki, salah satu yang paling sering menjadi jalannya rezeki adalah SILATURAHIM.

Dagangan laris, karena wasilah banyak kenalan, karena ramah dengan pelanggan.

Dapat pekerjaan, karena wasilah diajak kawan, diajak saudara.

Ketemu jodoh, wasilah luasnya pergaulan dan dikenalkan kawan.

Bisa jadi pengusaha, karena kenal dengan suplier produk tangan pertama.

Bisa dapat barang murah, karena kenal sama yang punya toko.

Diberi oleh-oleh, diberi hadiah, bingkisan dan pemberian, karena kita dikenal dekat oleh yang membawakan, dianggap sahabat dekat, saudara atau bahkan keluarga.

Maka..

Pantaslah kalau Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa ssalam pernah menyebutkan bahwa silaturahim adalah pembuka rezeki.

Dari Abu Hurairah, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Bukhari no. 5985 dan Muslim no. 2557).

Kawan-kawan yang dirahmati Allah ta’ala.

Kalau silaturahim dengan manusia saja bisa jadi wasilah yang luar biasa bagi datangnya rezeki bagi kita, apalagi jika kita silaturahim kepada yg punya segalanya, Tuhannya alam semesta, Tuhannya semua makhluk, Yang punya seluruh jiwa, Yang meninggikan langit dan menghamparkan bumi.

Pastilah rezeki tak akan lagi pusing memikirkan wasilah kedatangannya untuk kita, karena Allah yang atur caranya.

Dan cara terbaik untuk silaturahim ke Allah adalah dengan sering-sering datang ke rumahNya.

Datang ke masjid, hadir di setiap waktu shalat.

Selalu berusaha berjamaah saat shalat, agar Allah dekat sama kita.

Dan bawa buah tangan saat berkunjung berupa sedekah. Masukin ke kotak amal.

Dari Salman al-Farisi bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا »

“Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Ta’ala adalah maha pemalu lagi maha mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua tangannya kepada-Nya kemudian Dia menolaknya dengan hampa“ (HR. Abu Dawud (no. 1488), at-Tirmidzi (no. 3556), Ibnu Majah (no. 3865) dan Ibnu Hibban (no. 876)).

Kalau mau rezeki besar..

Habluminallah sama habluminannasnya di kencengin.

Jangan cuma kerja kerja kerja aja.

Karena masalah rezeki itu bukan masalah banting ngebanting tulang, masalah rezeki itu masalah taqwa, dan salah satu sifat taqwa kita kepada Allah ta’ala yaitu dengan menjalin SILATURAHIM.

Seringlah berkunjung ke rumahnya Allah.

Insyaallah, Allah bukakan pintu rezeki untuk kita

Allahu ‘alam.

Leave a Comment