do'a meminta anak shalih

Kumpulan Do’a Meminta Anak Shalih

Posted on

Memiliki anak yang shalih adalah dambaan setiap orang tua. Namun memiliki anak yang shalih ternyata butuh perjuangan, tidak segampang membalikan telapak tangan.

Cara yang paling utama pastinya meminta kepada Allah Azza Wa Jalla agar diberikan anak yang shalih.

Ada beberapa do’a yang bisa kita amalkan untuk meminta anak yag shalih. Di antaranya ada do’a yang berasal dari para Nabi ‘alaihimush sholaatu was salaam.

Do’a Meminta Anak Shalih

Do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam

Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berkata,

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Robbi hablii minash shoolihiin”

[Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih]”. (QS. Ash Shaffaat: 100).

Ini adalah do’a yang bisa dipanjatkan untuk meminta keturunan, terutama keturunan yang shalih.

Dalam Zaadul Masiir (7/71), dijelaskan maksud ayat tersebut oleh Ibnul Jauzi rahimahullah, “Ya Rabbku, anugerahkanlah padaku anak yang shalih yang nanti termasuk jajaran orang-orang yang shalih.”

Asy Syaukani rahimahullah mengatakan apa yang dikatakan oleh para pakar tafsir, “Ya Rabb, anugerahkanlah padaku anak yang shalih yang termasuk jajaran orang-orang yang shalih, yang bisa semakin menolongku taat pada-Mu”.

Jadi yang namanya keturunan terutama yang shalih bisa membantu seseorang semakin taat pada Allah ta’ala.

Do’a Nabi Dzakariya ‘alaihis salaam

Nabi Dzakariya ‘alaihis salaam berdo’a,

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa”

[Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa] (QS. Ali Imron: 38).

Maksud do’a ini kata Ibnu Katsir rahimahullah, “Ya Rabb anugerahkanlah padaku dari sisi-Mu keturunan yang thoyyib yaitu anak yang shalih. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar do’a.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3/54).

Do’a Ketika Usia 40 Tahun

Seseorang yang telah dewasa dan menginjak usia 40 tahun memohon pada Allah,

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Robbi awzi’nii an asy-kuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala shoolihan tardhooh, wa ash-lihlii fii dzurriyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin”

[Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri] (QS. Al Ahqof: 15).

Do’a ini juga berisi permintaan kebaikan pada anak dan keturunan.

Itulah beberapa do’a yang bisa kita amalkan untuk meminta keturunan yang shalih agar kita bisa mendapat salah satu pahala yang tidak akan pernah putus meskipun kita telah meninggal dunia yaitu do’a anak yang shalih.

Semoga kita semua dikaruniai anak yang shalih.

Aamiin.