hukuman Allah

Waspada! Hukuman Yang Tidak Terasa

Seorang murid mengadu kepada gurunya:

“Syaikh, betapa banyak kita berdosa kepada Allah ta’ala dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah ta’ala menghukum kita”.

Sang Guru menjawab dengan tenang:

“Betapa sering Allah ta’ala menghukummu tapi engkau tidak merasa”.

“Sesungguhnya salah satu hukuman Allah ta’ala yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah: Sedikitnya taufiq (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal-amal kebaikan”.

Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari “kekerasan hatinya dan kematian hatinya”.

Sadarkah engkau tidak diberikan rasa khusyu’ dalam shalat..?

Sadarkah engkau, telah berlalu beberapa malam yang panjang sedang engkau tidak melakukan Qiyamullail di hadapan Allah ta’ala, walaupun terkadang engkau begadang.

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari itu..???

Tidakkah engkau merasakan beratnya mengamalkan banyak ketaatan (amal ibadah)..???

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari semua ini..???

Sadarkah engkau, bahwa Allah ta’ala membuatmu lupa kepada Akhirat, lalu Allah ta’ala menjadikan dunia sebagai perhatian terbesarmu dan ilmu tertinggi..???

Semua bentuk pembiaran ini dengan berbagai bentuknya ini, hanyalah beberapa bentuk hukuman Allah ta’ala kepadamu, sedang engkau menyadarinya, atau tidak menyadarinya.

Waspadalah wahai sahabatku,

Karena hukuman yang paling ringan dari Allah ta’ala terhadap hambaNya ialah: “Hukuman yang terasa” pada harta, atau anak, atau kesehatan.

Sesungguhnya hukuman terberat ialah: “Hukuman yang tidak terasa” pada kematian hati, lalu ia tidak merasakan nikmatnya ketaatan, dan tidak merasakan sakitnya dosa.

Karena itu wahai sahabat-sahabatku, Perbanyaklah di sela-sela harimu amalan-amalan baik, semoga Allah ta’ala menghidupkan hatimu.

Leave a Comment