Goresan pada eksterior tentu sangat mengganggu estetika dan kemewahan kendaraan Anda. Baik itu akibat senggolan motor, kesalahan saat parkir, atau terkena kawat, bodi mobil yang lecet memerlukan penanganan yang tepat agar tidak berkarat atau merusak lapisan cat lebih dalam.
Sebelum memutuskan untuk membawanya ke bengkel, penting bagi Anda untuk memahami empat lapisan bodi mobil: lapisan bening (clear coat), lapisan warna, primer, dan baja. Selama goresan hanya mengenai lapisan bening atau warna, Anda masih bisa memperbaikinya sendiri di rumah.
Mengenal Jenis Goresan Mobil dan Cara Mengatasinya
Berikut adalah panduan praktis untuk mengidentifikasi jenis goresan dan langkah perbaikannya.
1. Goresan Ringan (Lecet Halus)
Goresan ini biasanya hanya melukai permukaan clear coat dan tidak sampai merusak pigmen cat. Biasanya terlihat seperti rambut atau garis putih tipis saat terkena cahaya.
Untuk mengatasinya Anda tidak perlu ke bengkel. Gunakan produk pemoles berkualitas seperti wax, kompon, atau scratch remover.
leskan cairan tersebut pada kain microfiber yang lembut, lalu gosok perlahan dengan gerakan melingkar hingga goresan hilang. Akhiri dengan menyemprotkan cairan polish agar permukaan mobil kembali mengkilap.
2. Goresan Sedang
Goresan tingkat menengah sudah menembus lapisan bening dan mengenai susunan cat utama. Penyebabnya bisa karena gesekan ranting pohon atau benda tajam lainnya.
Untuk mengatasinyam secara teknik hampir sama dengan goresan ringan, namun membutuhkan sedikit ketelitian ekstra. Gunakan wax atau kompon untuk meratakan permukaan. Jika warna cat terlihat memudar atau sedikit terkelupas, Anda bisa melakukan touch-up dengan sedikit cat sewarna sebelum memolesnya kembali agar terlihat menyatu.
3. Goresan Berat (Hingga Logam Bodi)
Goresan berat adalah jenis yang terdalam karena sudah menembus lapisan cat hingga mengenai logam atau baja bodi mobil. Jika dibiarkan, bagian ini sangat rentan terhadap karat.
Untuk mengatasinya, sangat disarankan untuk membawa mobil ke bengkel profesional. Namun, Anda bisa melakukan tindakan darurat untuk menyamarkannya.
Amplas area yang tergores secara perlahan hingga bekasnya sedikit memudar. Setelah itu, Anda bisa menyemprotkan cat mobil yang telah dicampur dengan thinner berkualitas sebagai lapisan pelindung sementara.
Tips Tambahan Agar Bodi Mobil Selalu Mengkilap
Merawat cat mobil bukan hanya soal memperbaiki yang rusak, tapi juga mencegah kerusakan sejak dini. Berikut adalah beberapa langkah ekstra yang bisa Anda lakukan agar bodi mobil selalu tampak seperti baru.
1. Gunakan Kain Microfiber Bersih
Saat mengeringkan atau memoles mobil, selalu gunakan kain microfiber. Kain ini dirancang khusus untuk mengangkat partikel debu ke dalam seratnya, bukan menyeretnya di atas permukaan cat yang bisa menyebabkan bodi mobil lecet.
2. Bersihkan Kotoran Burung dan Getah Pohon Segera
Kotoran burung dan getah pohon mengandung zat kimia yang sangat korosif terhadap cat mobil. Jika dibiarkan mengering di bawah terik matahari, noda ini bisa meresap hingga ke lapisan warna dan meninggalkan bekas permanen. Segera bersihkan dengan air atau cairan detailer begitu Anda menemukannya.
3. Gunakan Cover Mobil Berkualitas
Jika Anda sering memarkir kendaraan di luar ruangan, pastikan menggunakan penutup mobil (cover) yang memiliki lapisan dalam lembut. Cover yang kasar atau berbahan plastik murahan justru bisa menggores bodi saat tertiup angin. Pilih bahan yang breathable agar uap air tidak terjebak di bawah kain yang bisa memicu jamur pada cat.
4. Pilih Sampo Mobil dengan pH Seimbang
Hindari menggunakan deterjen cuci piring atau sabun colek. Cairan pembersih rumah tangga biasanya memiliki tingkat asam yang tinggi yang dapat mengikis lapisan clear coat (pelindung cat) seiring berjalannya waktu. Gunakan sampo khusus otomotif dengan pH netral untuk menjaga kilau cat tetap awet.

